AKHLAK BEKERJA (5 lanjutan)
Posted by: nurdin Posted date: 19.20 / comment : 0
Bila seorang merasa terlalu lama untuk memperoleh apa yang diinginkannya maka hilanglah kesabaran dan terasa sempit dadanya.
b. Marah-marah
Seorang mujahi dakwah dapat saja marah bila mad’u berpaling daripadanya dan menjauhi dakwahnya. Dia kesal, berbuat yang tidak sepantasnya, putus asa kemudian menjauhi mereka. Mujahid dakwah seharusnya bersikap sabar terhadapa mad’u dan tidak bosan untuk mengulang-ulangi kembali manuver dakwahnya, dengan harapan semoga hati mereka terbuka.
“Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap keteta-pan Rabbmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdo’a sedang ia dalam keadaan marah (terhadap kaumnya). Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Rabbnya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela. Lalu Rabbnya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang shaleh.” (QS. Al-Qalam:48-50)
Yang dimaksud dalam ayat ini ialah Nabi Yunus a.s.
Seorang datang kepada Nabi saw. dan berkata: Nasihatilah saya! Bersabda Nabi saw.: Jangan marah, kemudian orang itu mengulangi minta nasihat pula, jawab Nabi: Jangan marah. (HR. Bukhari)
c. Rasa sedih dan susah yang mendalam
“Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati sesudah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an)” (QS. Al Kahfi:6)
“Janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. Faathir:8)
d. Putus asa
Kalau hati seseorang dihinggapi keputus-asaan, maka hilanglah kesabarannya untuk melanjutkan pekerjaannya.
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) menderita luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) menderita luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim”. (QS. Ali Imran: 139-140)
About nurdin
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
A. Ikhtiar a. Merencanakan pekerjaan sematang-matangnya oleh ahlinya (dengan ilmu) “… maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetah...
-
Sinopsis Muhammad RasululLah SAW adalah sebagai hamba di antara hamba-hamba Allah lainnya. Sebagai hamba maka Rasul mempunyai ciri yang jug...
-
B. DO’A Urgensi do’a dalam bekerja : Rasulullah saw. pernah bersabda: “Barangsiapa yang dibukakan baginya pintu untuk berdo’a berarti telah ...
-
Manfaat daun sirsak dan juga manfaat buah sirsak untuk obat dan kesehatan lengkap di bahas disini. Sirsak dikenal sebagai buah yang nikmat u...
-
Di Jepang, pejalan kaki, sepeda gayung, sepeda motor serta mobil dan lainnya memiliki peraturan sendiri-sendiri yang telah ditetapkan pemeri...
-
Al Qur`an Al Karim telah memaparkan secara jelas hakikat gerakan musuh-musuh Islam yang senantiasa berusaha memadamkan cahaya Islam di permu...
-
Drs. H. Ahmad Yani Setiap orang tentu saja ingin memperoleh keberkahan dalam hidupnya di dunia ini. Karena itu kita selalu berdo’a dan memin...
-
Khasiat Daun Kemangi, mungkin belum banyak orang mengetahuinya. Namun ternyata daun yang bentuknya kecil ini pun mempunyai khasiat dan manfa...
-
Ada orang mengatakan, “Berbohonglah, berbohonglah, dan berbohonglah, maka kebohongan itu akan jadi sebuah kebenaran.” Saya setuju dengan sta...
-
Pendahuluan Mengenal Rasul adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim untuk mengamalkan Islam secara sempurna. Tanpa Rasul maka kita tidak da...

Tidak ada komentar: